Saat ini banyak sekali model Kemeja Batik dengan berbagai macam
jenisnya. Dari mulai kemeja batik lengan pendek maupun kemeja batik
lengan panjang. Anda hanya tidak memilih dari kedua jenis kemeja batik
tersebut mana yang lebih Anda sukai.
Batik merupakan baju khas warisan kebudayaan bangsa Indonesia. Suatu
kebanggaan besar ketika memakai batik buatan asli Indonesia. Jika Anda
pria modern dan mencintai budaya Indonesia, saya rasa Anda pasti punya
minimal 1 baju batik di lemari pakaian Anda.
Batik yang merupakan suatu identitas bangsa mulai kembali trend dan
dilestarikan akhir dekade ini. Yang dulu para pemuda enggan memakai
batik karena batik berkesan tua, tidak gaya dan kolot itu kini mulai
bangga memakai batik produk asli Indonesia. Berbagai macam corak unik
dan warna menjadikan batik Indonesia ini sangat spesial. Hampir setiap
daerah mempunyai motif/corak yang khas. Oleh karena banyak motif dan
warna batik sehingga kadang kita bingung memilih batik mana yg cocok.
Jika dalam waktu dekat ini Anda berencana untuk menambah koleksi batik
Anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih batik :
1. Fitting/Ukuran
Ukuran atau fitting pada batik biasanya yang selalu menjadi problem.
Banyak batik yang sudah jadi siap pakai mempunyai ukuran yang buruk.
terlalu lebih ke samping, lengan yang terlalu lebar/panjang dan masih
banyak lagi.
Ukuran menjadi hal yang utama dalam memilih batik, karena seperti yang
sudah dijelaskan pada artikel kami sebelumnya, “Fit Is King“. Fit yang
dimaksud disini adalah bukan memakai batik yg super ketat tetapi batik
yang pas sesuai bentuk tubuh Anda, tidak kebesaran dan tidak kekecilan.
Perlu diketahui juga style saat memakai batik kebanyakan diperuntukan
memakai baju batik yang dikeluarkan, tidak dimasukan dalam celana
(untucked). Oleh karena itu perlu diperhatikan agar tidak terlalu
panjang atau terlalu pendek.
Gak peduli seberapa mahal batik yang Anda pakai, jika itu tidak pas di
badan Anda maka penampilan Andalah yang akan terlihat “murah”
2. Bahan
Yang membedakan kualitas dari suatu batik adalah bahan untuk membuat
batik, yang terdiri dari bahan kain dan cara membatik. Bahan kain untuk
batik beragam dari kain sutra sampai katun biasa. Sutra menjadi pilihan
bahan yang berkualitas untuk membuat batik kelas High End. Sutra memang
lebih nyaman untuk dipakai tetapi harganya biasaya lebih tinggi
dibandingkan dengan bahan biasa. Selain bahan kain untuk batik, cara
membatik-pun bisa menjadikan harga batik yang lebih tinggi, misalnya
batik tulis mempunyai harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan batik
lukis. Hal ini harus diperhatikan ketika memilih batik dan sesuaikanlah
dengan budget anda. Tidak selamanya batik tulis berkain sutra dapat
membuat anda tampil lebih keren daripada batik lukis berkain katun.
3. Warna
Secara garis besar dalam batik itu terdiri dari warna “tanah” dan warna
motif/corak batik. Yang perlu diperhatikan dalam memilih warna batik
adalah warna dominan dasar batik atau biasa disebut background /
“tanah”. Warna dasar inilah yang bisa digunakan patokan Anda ketika
memilih batik untuk dapat dipadu padankan dengan pakaian lainnya.
Warna gelap atau terang tergantung pilihan Anda untuk acara yang Anda
kunjungi. Untuk acara kasual Anda bisa menggunakan warna-warna yang
cerah, seperti merah, kuning, atau ungu. Sedangkan untuk acara formal
Anda bisa memilih warna yang lebih gelap atau monokrom (hitam/putih).
4. Motif
Indonesia sangat kaya akan budaya, suku, ras, dan agama. Oleh karena itu
tiap daerah mempunyai motif/corak batik yg berbeda-beda dan
menjadikanya itu unik. Tidak ada salahnya Anda eksplor motif-motif batik
yg unik dan khas, misalnya motif “mega mendung” menjadi motif khas pada
batik Trusmi Cirebon atau motif batik Kalimantan yang khas berbeda
dengan motif batik daerah lain. Pastikan bahwa perpaduan antara warna
motif batik dengan warna dasar batik sesuai dan serasi.
5. Casual atau Formal
Sebelum Anda memutuskan untuk membeli baju batik, tentukan baju batik
ini untuk acara formal, semi formal ataukah casual? Tidak ada patokan
khusus batik mana yang kasual dan mana yang formal, tetapi tidak lucu
kan jika Anda salah kostum karena salah pilih motif batik? Anda harus
bisa membedakan batik mana yang kasual dan batik mana yang formal.
Sebenarnya tidak sulit untuk membedakannya. Yang harus Anda perhatikan
adalah element penting dalam batik yaitu motif dan warna dasar. Untuk
batik motif casual biasanya memiliki motif flora atau fauna ataupun yang
lainya dan mempunyai warna dasar dominan yang terang. Selain kemeja
lengan pendek, batik kasual bisa saja dalam bentuk polo shirt dan
mempunyai model-model yang bervariasi mulai dari jahitan yang berwarna
atau dari mengkombinasikan corak batik yang satu dengan yang lain.
Sedangkan untuk batik formal lebih ke bentuk kemeja yang tidak terlalu
banyak variasi model, hanya sekedar simpel dan minimalis dan mempunyai
satu corak motif batik dengan warna-warna yang lebih soft dan elegan.
So sebelum Anda memakai batik ada baiknya Anda memperhatikan ke 5 hal
tersebut. Jadi gak usah ragu lagi atau gak PeDe karena gak bisa tampil
stylish pake Batik.